Sabtu, 22 Maret 2014

Jadi Bagian dari Gerakan Menjadikan Karo Semakin Keren dengan Menjadi #PerlanjaSira

Di tengah banyaknya yang semangat menjaga dan melestarikan budaya Karo, ternyata masih banyak yang tidak (mau) tahu usaha-usaha seperti itu, dan lebih banyak lagi yang bertanya (atau sekadar supaya sudah bertanya) "Apa ya yang bisa aku buat untuk mendukung, melestarikan budaya Karo?"

Nah, INI DIA!



KITA MULAI!


Posting-an blog kita kali ini sekaligus menjadi official open recruitment menjadi #PerlanjaSira-nya #KAROKUSTIK. Mari, simak dan setelah membaca sampai akhir segera daftarkan dan sebarkan beritanya.

Bagaimana dan apa saja yang diperlukan untuk bisa menjadi #PerlanjaSira dalam kompetisi musik Karo kali ini?

#PerlanjaSira ini akan menjadi semacam "panitia bidang publikasi" yang sama-sama bekerja untuk menyebarkan informasi menjangkau orang-orang muda Karo lainnya yang perlu kita ajak untuk peduli dan bekerja untuk membuat Karo kita semakin keren. Ya, berusaha lebih baik daripada mengeluhkan kekurangan-kekurangan yang ada. Kita mulai dengan musik, diikuti dengan langkah-langkah berikutnya nanti.

#PerlanjaSira akan bekerja di dunia maya, lewat social media. Buat kita yang senang berinteraksi, memperoleh, berbagi informasi di social media, mari bersatu untuk mengangkat Karo lewat "mainan" yang populer di era ini. Sederhananya, setiap #PerlanjaSira akan menyebarkan informasi untuk mendapatkan engagement/ keikutsertaan/ perhatian yang sama untuk tetap menjaga dan membangun Karo.

Brief terakhir yang bisa kita sampaikan saat ini, yang akan menjadi hal pekerjaan ini sangat sederhana namun juga penuh dengan keseruan. Semua #PerlanjaSira hanya akan wajib untuk nge-post official information (yang materinya bisa diterima lewat cara-cara yang dipilih, bisa dari email atau DM, dsb) dua kali dalam seminggu, setiap hari Selasa dan Jumat. Pada hari itu, kita akan mengangkat Karo secara serempak lewat social media, lewat orang-orang terdekat di sekitar kita. "Masa' kita tidak punya kenalan di social media?" Sehingga, dengan itu kita telah membuat sebuah "BLAST" seperti dalam slogan/semangat kita, #KaroBlast. Dan satu lagi yang paling seru, menginformasikan #KAROKUSTIK secara bebas pada hari apa saja, namun secara langsung mengajak orang, atau perkumpulan orang Karo, seperti dalam twitter: me-mention, dalam Facebook/Instagram menandai/tag teman kita yang menurut kita akan seru kalau ikutan #KAROKUSTIK, sehingga tetap tepat sasaran dan semakin nge-BLAST.

Jadi, dari sedikit brief di atas, ayo daftar diri kita menjadi #PerlanjaSira dalam #KAROKUSTIK dan akan mendapatkan keuntungan-keuntungan di bawah ini:
-PASTINYA, Menjadi bagian dari pembuat sejarah usaha Karo semakin keren dan semakin dikenal lewat social media
- Belajar/mengembangkan kemampuan yang positif lewat "kepanitiaan" maya namun berkarya nyata,
- Akan mendapatkan exposure lewat beberapa kanal social media kita dalam mention Facebook, Twitter dan disebutkan di dalam video promosi awal dan video akhir pagelaran anak muda sekarang ini.
- Meningkatkan kreatifitas, keahlian dalam copywriting,  social media yang materi pembelajaran kita juga akan dibantu oleh PerjumaDigital yang bisa dijumpai di Twitter atau Facebook-nya. Hal ini akan menjadi skill penting dalam kehidupan kita yang lebih kreatif, cerdas, juga bisa menunjang karir dan bisnis kita.
- Bagi yang bekerja bersama dengan serius dan berkomitmen selama waktu penyelenggaraan #KAROKUSTIK ini, pada akhirnya, masing-masing #PerlanjaSira akan mendapatkan kenang-kenangan menarik yang dikirim ke tempat tinggal, di mana pun kita berada.
- Bagian yang paling seru, minimal setiap bulannya antar sesama #PerlanjaSira akan diadakan adu kreatifitas sebagai "panitia bidang publikasi", berdasarkan copywriting, atau "packaging" informasi yang diciptakan oleh masing-masing #PerlanjaSira mungkin lewat-lewat foto, video, dsb.
Belum cukup membuat kita untuk mendaftarkan diri menjadi #PerlanjaSira?
Langsung saja, tweet ke @mejuah_juah atau post ke Facebook Mejuah-juah
otomatis sebagai pendaftaran diri kita dengan format:
"#PerlanjaSira, NAMA LENGKAP DENGAN MERGA/BERU (spasi) Kota tempat tinggal sekarang (spasi) ucapan semangat singkat yang meyakinkan menjadi #PerlanjaSira (spasi) @mejuah_juah"

contoh:
"@kubang: #PerlanjaSira, Aku Bandu Tarigan Girsang, Jogjakarta. Ueyeah, atan kal aku, Aron! @mejuah_juah"


Tunggu apa lagi? Ayo daftarkan segera ditunggu sampai tanggal 31 Maret 2014 pukul 23.59

Semoga setiap kota yang ada orang Karonya punya perwakilannya menjadi #PerlanjaSira.

Khususnya buat kita yang sudah melakukan beberapa tugas-tugas #PerlanjaSira di atas, daftarkan saja!
Oh, ya, ada pertanyaan "jika tidak mendaftarkan diri, namun melakukan tugas-tugas #PerlanjaSira, apakah juga mendapatkan keuntungan-keuntungan yang dicantumkan di atas?"

Jawabannya: "Terus, ada masalah apa lagi kalau mendaftar? Ragu tidak bisa berkomitmen? Hey, Karo sudah berkomitmen tetap jadi Karo, masa kita masih menjadi #PerlanjaSira tidak?!"

Ayo, kita bawa Karo lebih keren lagi lewat social media. Karena ketika kita membawa Karo, sesungguhnya yang kita bawa itu adalah diri kita sendiri.

Mejuah-juah :D

Sabtu, 08 Maret 2014

Momo #KaroBlast

Piga-piga paksa si enggo lewat, bagi si kurang sitik kata arah kesainta Tuiteran terlebih-lebih paksa Delengta ncidahken kekelengenna. Si enda, ersentabi alu nembah jari sepuluh, ula kel tama-tama sangkut ukurta. I bas paksana pagi mejile wari, enda pasti situriken.
E gia, me mejuah-juah nge kita kerina?

Momonta sekalenda mbera baci ncibalken bana. Enggo ndubem ateta sibenaken, saja sangana la pas paksana. Gundari si pala-palai. Lit dua bagin i bas momonta sendah. Meter-ter saja siban,

Sipedalan sue ras kai si terjadi paksa genduari. Tama payona enda jadi 

"Ngende-endei Deleng, Nambah-nambahi Ate Keleng"

Awalnya, ini kita maksudkan akan menjadi bagian awal fase baru karya/gerakan/semangat #KaroBlast kita. Sebagai latar belakang,

Sebagai awal mengapa kita pilih bidang musik?
Bagaimana musik dan lagu Karo sekarang ini? Orang Karo adalah semua orang Karo, tua-muda. Orang yang muda tahu?
Apakah orang lain tahu musik dan lagu Karo? Apakah tayangan tentang Karo ditambahkan dengan musik Karo sendiri?
Apakah kita tidak bisa berbuat apa-apa dengan kemudahan adanya akses informasi yang sekarang hampir meretas batas? Relakah Karo tenggelam di era digital?

Pertanyaan-pertanyaan di atas akan dijelaskan lagi dalam informasi selanjutnya.


Sebagai informasi awal, #KAROKUSTIK ini merupakan sebuah kompetisi musik akustik yang digelar secara virtual, tampil di dunia maya, platform yang kita pilih agar mudah dan ramai, para kontestan tampil di YouTube.

Kompetisi ini digelar khusus untuk orang Karo (berjiwa) muda.

Kompetisi bersifat kelompok, yang beranggotakan 3-5 orang.

Menampilkan Minimal 3 Instrumen/sumber suara, belum termasuk vokalis.

Kontestan membawakan lagu Karo (dekah, legendaris cth: ciptaan Djaga Depari, dsb) Daftar lagu akan dipublikasikan secepatnya, dan peserta boleh menanyakan apakah lagu selain dalam kategori lagu yang dimaksudkan bisa dibawakan atau tidak.

Diharapkan lagu tersebut dibawakan dengan aransemen baru, menurut kreativitas peserta.

Sederhananya, PILIH LAGU > ARANSEMEN > LATIHAN > REKAM > UPLOAD dan tunjukkan Karo dengan musik!


**** SELAIN KEIKUTSERTAAN INI MERUPAKAN SEBUAH "KAMPANYE", DALAM PROSES SEKARANG, AKAN ADA PEMENANGNYA, YANG PASTINYA HADIAHNYA BISA MENDUKUNG PESERTA UNTUK BERKARYA LAGI SELANJUTNYA****


Untuk informasi awal tentang kompetisi #KAROKUSTIK sekian dulu. Sembari melengkapi semua prosesnya, ayo kita dengar lagi lagu-lagu Karo! Pelajari dan kulik-kulik! :D


Masa kompetisi akan berlangsung mulai hari ini!

08/03-03/08 2014

2. Tim #PerlanjaSira

Tim Perlanja Sira akan menjadi "panitia" bidang publikasi tentang kompetisi ini.

Ini akan menjadi cara gampang untuk berbuat nyata untuk Karo, dengan semangat #KaroBlast. Semua Publikasi akan diprioritaskan terlaksana secara online, melalui Facebook, Twitter dan YouTube. Share! Itu merupakan hal yang akrab dengan kita, bukan? :D Teknis sederhananya adalah: materi publikasi akan diberikan, Tim Perlanja Sira akan membantu menyebarkan secara direct kepada lingkungan orang Karo-nya.

Selain menjadi bagian dari usaha yang buat Karo ini Keren, Tim Perlanja Sira akan mendapatkan hal menarik
 juga. 
- Ucapan terima kasih di akhir penyelenggaraan melalui akun twitter @mejuah_juah

- *Dengan kualifikasi kinerja, yang terseleksi dalam masa awal-awal* *bisa juga langsung awali dengan share info awal ini untuk menjadi tim khusus.
ucapan terima kasih dan menjadi bagian dari panitia bidang publikasi disebutkan dalam video promosi kompetisi ini.
serta (dengan harapan besar pihak-pihak sponsor dan donatur segera mengkonfirmasi, ya! AMINKEN, ARON) akan mendapatkan tanda mata menarik di akhir kompetisi. *akan dikonfirmasi*


Syaratnya gampang, familiar dengan social media dan punya hati untuk Karo! E ngenca! ;) 
Kam e? Langsung tweet: #PerlanjaSira, (Nama lengkap dengan Merga/beru), Kota tempat tinggal. (belas-belas)


Cth: 

"@kubang: #PerlanjaSira, Aku Bandu Tarigan Girsang, Jogjakarta. Ueyeah, atan kal aku, Aron!"

Atau melalui Facebook, di page @mejuah_juah

Sibar em lebe momo si pemena kerna #KAROKUSTIK.
Cari lagu Karo, pelajari dan kulik-kulik dari sekarang!
Nantikan pengumuman selanjutnya.
Khusus bagi para donatur maupun sponsor, ula mela-mela, Ale! Baci email/DM langsung.

Mejuah-juah man banta kerina!

Rabu, 13 November 2013

#PerlanjaSira

Pernah sekali kita bahas di twitter kita tentang kata yang ada di judul tulisan ini. #PerlanjaSira. Ada yang ingat?

Nama yang ada dari kisah dalam perjalanan masyarakat Karo, sebuah realita seperti namanya, "pengangkut" garam. Dalam masa yang jauh dari sekarang yang dipenuhi dengan kendaraan, masyarakat Karo yang ada di dataran tinggi Karo berhutang pada bahu-bahu Perlanja Sira. Perjalanan dari pesisir menuju pemukiman masyarakat Karo adalah perjalanan bukit lembah yang berulang-ulang dilintasi para Perlanja Sira. Sepenting apa garam bagi kehidupan?

Dengan menjawab sendiri di dalam hati, itulah yang diperjuangkan Perlanja Sira demi masyarakat Karo. Dengan jasanya mengantarkan hal yang penting bagi kehidupan itu juga, Perlanja Sira menjadi sebuah ingatan penting dalam peradaban suku Karo, ditambah lagi dengan diciptakannya karya menjadi karya sastra Perlanja Sira dalam cerita rakyat.

Kemudian, ada apa dengan Perlanja Sira?
Bukan sekadar cerita, namun cerita adalah harta, dasar untuk berproyeksi ke titik waktu yang akan kita jelang. Selanjutnya, masihkan relevan kisah mereka dengan apa yang mereka lakukan jika kita bahas dalam zaman yang sudah sangat jauh dengan kejadian para "pejuang" itu? Haruskah kita berjalan dalam jalur setapak yang bukan sekadar outbound ? Siapa yang mau?

Namun, intinya apa yang dilakukan Perlanja Sira yang bisa kita warisi?
Masa lalu sebagai modal, garam tak lagi langka bagi anak gunung, apa kini yang diperlukan untuk kita hantarkan?

Mungkin dalam waktu berdiskusi kita akan menemukan banyak hal yang bisa kita lanja untuk sesama kita. Pada jaman ini, salah satunya informasi. Dengan keterbatasan waktu kita tidak bisa mengalami dan mengetahui semua yang terjadi secara langsung. Namun, sekarang, media dan alat komunikasi hampir menghapus batas. Seperti ketiadaan garam, kita akan kekurangan, untuk kebutuhan aktualisasi diri kita membutuhkan informasi. Untuk Karo, biar tidak "kurang gizi".

 

Let's Practice, Aron!

Rabu, 16 Oktober 2013

#IamKaronese Doodling Challenge

Aku, Kam, Kita kerina Kalak Karo

Daripada kem la lit dahin,
Daripada latih rukur a.k.a galau :p,
Daripada la erkai pe,

Padin ikuti tantangan Doodling #IamKaronese,
menyatakan Kekaroan kita, dan dapatkan hadiah keren!



Caranya e me kap:

1. Pembuatan karya:

  • Buat coret-coret/ Doodle/ gambar-gambar APA DAN DENGAN GAYA APA SAJA* dengan tema "#IamKaronese"
  • Doodle yang dibuat harus original buatan & kreasi sendiri
  • Doodle dibuat dengan menggunakan pensil, pulpen, marker, dsb. TIDAK DIGITAL.
  • Boleh menggunakan berbagai media dan ukuran bebas. Kertas, box, kaos (si penting ula dinding rumah kalak.)
  • Bisa dengan hitam putih ataupun berwarna.
  • Bubuhkan akun twitter di sudut kanan bawah gambar

2. Pengumpulan karya:

  • Setelah karya selesai, foto! (bisa dengan kamera ponsel, yang penting hasil gambar cukup jelas) atau scan. (tidak diperbolehkan mengedit foto yang mengubah sebagian besar karya doodle)
  • Unggah ke twitter dengan pic.twitter atau twitpic dan menyertakan " #IamKaronese" serta mention @mejuah_juah (Kalau belum follow, ya difollow! Facebook-nya juga :D) Contoh: "#IamKaronese, @mejuah_juah (spasi) link gambar)
  • Masa pengumpulan karya doodle dibuka dari tanggal 7 Oktober 2013 s.d 27 Oktober 2013 pukul 23.59 WIB

3. Pemenang dan Hadiah

hadiah
  • Pengumuman Pemenang selambat-lambatnya 31 Oktober 2013 melalui akun twitter dan Facebook @Mejuah_juah dan akan menghubungi pemenang.
  • Akan ada 2 pemenang dalam "#IamKaronese Doodling Challenge ini
  • Masing-masing pemenang akan mendapatkan satu buah T-Shirt Karo dari @BK_Ethnic
  • Pemenang adalah yang terbaik menurut juri berdasarkan kriteria: originalitas ide karya, kreativitas dan faktor dukungan tweeps melalui komen dan RT (ayo, minta dukungan teman-teman atas karyandu dan, yang lain, silahkan RT yang menurut kamu paling menarik. Dan yang terakhir,
  • Setiap orang bebas mengumpulkan karya lebih dari satu. Berikan karya terbaikmu dan dapatkan kesempatan lebih besar untuk mendapatkan hadiah kerennya.

* Bisa dengan coret-coretan yang menceritakan sesuatu, atau dengan ornamen-ornamen Karo. Enggom kita siangkan ;)


Selamat berekspresi!
WE ARE KARONESE!
Mejuah-juah

    Jumat, 06 September 2013

    [#KaroBlast] e kai?

    Pernah lihat #KaroBlast?
    Di offline seperti ini
    Atau di dunia maya seperti ini

     Tahun 2012 lalu hashtag atau tagar (tanda pagar) ini mulai sering kita lihat membuntuti tweet di akun kita @mejuah_juah. Bagi yang sudah lama bersama-sama berkumpul di akun itu mungkin sudah tahu, minimal pernah tertangkap mata. Bagi yang belum mari kita lihat kembali bagaimana hashtag itu muncul, dan bagi yang sudah bisa menyegarkan ingatan kita kembali.








      



    Yang kita mau cuma satu. Kita bisa jadi generasi, anak zaman yang hebat dan pas di bagian kita, kita buat Karo jadi "besar". BESAR! Siap?
    Nah, setelah pengantar di atas tidak bisa dibilang sekadar spontan, namun dengan desakan dari yang kita butuhkan untuk yang membutuhkan kita, Karo!

    Dari katanya KaroBlast yang terdiri dari dua kata, Karo dan Blast yang berarti sebuah letupan atau lebih mengarahkan ke gebrakan. Bila digabungkan berarti gebrakan Karo.
    Kita tidak bisa mengatakan ini hal yang sangat baru, karena sebenarnya hal ini sudah ada kita lakukan, namun dalam movement ini kita kita nyatakan kecintaan kita dengan lebih eksplisit. Bila harus didefinisikan, beginilah dulu kita mengungkapkannya






    Berikut tadi adalah kira-kira apa yang bisa kita lakukan dan seperti yang kita harapkan dalam persatuan kita di twitter dan di blog sebagai jambur ini kita tetap mendiskusikannya, karena masih banyak lagi yang bisa kita lakukan. Tambahi, #Aron! :D
    Sebesar apapun kontribusi kita akan sangat berarti!


    Mungkin seperti ini:

     Minimal dari diri kita sendiri. :)

    Sekarang bagai ada dua dunia, dunia nyata dan dunia maya.
    Ada dua pekerjaan yang harus kita fokuskan sekarang, kita hadirkan Karo di dunia Maya berbagi informasi seperti cerita #PerlanjaSira, begitu juga dua dunia ini buka hal yang terpisahkan. Keduanya saling berkaitan.

    Nantikan kejutan-kejutan yang akan kita hasilkan bila kita bersama!

    Apa kita tidak merasa Karo ini pantas diperjuangkan? Cak!

    Mejuah-juah!
    @mejuah_juah

    [#KaroBlast]

    Rabu, 18 April 2012

    Gendang Karo (Puisi)

    Gendang Karo


    Oleh: Tariganu


    Gendang Karo lima sendalanen
    Gendang Sarune gung penganak
    Gendangna dua si tongtihen
    Perkolong-kolongna dua kalak?


    Lima sendalanen sembuyak senina
    ipersada gendang ras anak beruna
                                         kalimbubuna
    Ngikuti panggungna bas turin perlandek
    Singalo-ngalo bas tedeh mekelek
    Gendang Karo lima sendalanen
    Persada silima merga kenjahe kenjulu


    Dari buku Antologi Puisi Pincala, hal 15

    Minggu, 22 Januari 2012

    KOIN SIMBOL GOTONG ROYONG UNTUK PENYELAMATAN ASET BUDAYA NUSANTARA DI TANEH KARO SIMALEM


    Sebuah catatan dari pejuang...


    Salam Mejuah-juah,
    Sangat sayang tuk dilewatkan,
    Mari sejenak serius, merenung dan berbuat secepat mungkin sebelum terlambat...


    Sebuah peluang yang besar sesungguhnya bagi generasi muda Karo ketika sebagian besar orang Karo hanya mempertanyakan bagaimana sikap orang Karo sebagai pemilik, pewaris dan pengguna budaya sekarang ini tidak mengindahkan solusi atas masalah krisis wisata budaya khususnya keberadaan bangunan tradisional Karo. Pada proses restorasi rumah adat Karo di Melas, sangat terlihat kekompakan antara masyarakat dengan panitia dan relawan khususnya karang taruna, karena gerakan koin ini bukan semata-mata hanya untuk mengumpulkan dana untuk perbaikan rumah adat Karo saja, akan tetapi untuk membangun kembali rasa kepedulian, kecintaan dan kebersamaan antar masyarakat. Suatu hal yang luar biasa ketika bekerjasama dengan masyarakat setempat dan tanpa memperoleh imbalan, melainkan mereka rela mengambil bahan yang diperlukan untuk restorasi tersebut seperti bambu, membawa alat dan bahan dari simpang melas, memfasilitasi penginapan dan tempat mandi serta bahan makanan (sayur mayur) untuk relawan selama restorasi tersebut. Suatu bukti nyata, berbuat tanpa banyak tanya, berbuat  tanpa banyak bicara, dan bertindak tanpa banyak kata, itu yang kita harapkan ketika setiap orang yang ingin membantu hendaknya lahir dari kesadaran yang paling dalam.

                   Restorasi rumah adat Karo di desa Melas untuk tahap pertama dapat dikatakan sukses karena prioritas yang diharapkan tercapai, yaitu penyisipan atap, karena banyak atap yang telah bocor sehingga memperlambat pembusukan kayu. Semoga restorasi untuk tahap ke dua tidak terlalu lama sehingga kerusakan-kerusakan pada rumah adat tersebut secepatnya tertanggulangi, dan kiranya menjadi bukti nyata bahwa gerakan koin untuk rumah adat Karo ini adalah benar-benar kegiatan yang serius, jujur dan nyata, sehingga harapan kita semakin banyak yang akan menyumbangkan koinnya dan ikut sebagai pengumpul koin untuk rumah adat Karo dan ikut menjadi relawan untuk tahap restorasi berikutnya. Mari sumbangkan koin anda untuk restorasi rumah adat Karo di Desa Melas Kec. Dolat rayat Kab. Karo

    Bujur ras Mejuah-juah kita kerina...

    Gerakan Koin untuk Rumah Adat Karo, Desnalri Sinulingga


    Ayo, ramaikaaaaan!!!