Rabu, 16 Oktober 2013

#IamKaronese Doodling Challenge

Aku, Kam, Kita kerina Kalak Karo

Daripada kem la lit dahin,
Daripada latih rukur a.k.a galau :p,
Daripada la erkai pe,

Padin ikuti tantangan Doodling #IamKaronese,
menyatakan Kekaroan kita, dan dapatkan hadiah keren!



Caranya e me kap:

1. Pembuatan karya:

  • Buat coret-coret/ Doodle/ gambar-gambar APA DAN DENGAN GAYA APA SAJA* dengan tema "#IamKaronese"
  • Doodle yang dibuat harus original buatan & kreasi sendiri
  • Doodle dibuat dengan menggunakan pensil, pulpen, marker, dsb. TIDAK DIGITAL.
  • Boleh menggunakan berbagai media dan ukuran bebas. Kertas, box, kaos (si penting ula dinding rumah kalak.)
  • Bisa dengan hitam putih ataupun berwarna.
  • Bubuhkan akun twitter di sudut kanan bawah gambar

2. Pengumpulan karya:

  • Setelah karya selesai, foto! (bisa dengan kamera ponsel, yang penting hasil gambar cukup jelas) atau scan. (tidak diperbolehkan mengedit foto yang mengubah sebagian besar karya doodle)
  • Unggah ke twitter dengan pic.twitter atau twitpic dan menyertakan " #IamKaronese" serta mention @mejuah_juah (Kalau belum follow, ya difollow! Facebook-nya juga :D) Contoh: "#IamKaronese, @mejuah_juah (spasi) link gambar)
  • Masa pengumpulan karya doodle dibuka dari tanggal 7 Oktober 2013 s.d 27 Oktober 2013 pukul 23.59 WIB

3. Pemenang dan Hadiah

hadiah
  • Pengumuman Pemenang selambat-lambatnya 31 Oktober 2013 melalui akun twitter dan Facebook @Mejuah_juah dan akan menghubungi pemenang.
  • Akan ada 2 pemenang dalam "#IamKaronese Doodling Challenge ini
  • Masing-masing pemenang akan mendapatkan satu buah T-Shirt Karo dari @BK_Ethnic
  • Pemenang adalah yang terbaik menurut juri berdasarkan kriteria: originalitas ide karya, kreativitas dan faktor dukungan tweeps melalui komen dan RT (ayo, minta dukungan teman-teman atas karyandu dan, yang lain, silahkan RT yang menurut kamu paling menarik. Dan yang terakhir,
  • Setiap orang bebas mengumpulkan karya lebih dari satu. Berikan karya terbaikmu dan dapatkan kesempatan lebih besar untuk mendapatkan hadiah kerennya.

* Bisa dengan coret-coretan yang menceritakan sesuatu, atau dengan ornamen-ornamen Karo. Enggom kita siangkan ;)


Selamat berekspresi!
WE ARE KARONESE!
Mejuah-juah

    Jumat, 06 September 2013

    [#KaroBlast] e kai?

    Pernah lihat #KaroBlast?
    Di offline seperti ini
    Atau di dunia maya seperti ini

     Tahun 2012 lalu hashtag atau tagar (tanda pagar) ini mulai sering kita lihat membuntuti tweet di akun kita @mejuah_juah. Bagi yang sudah lama bersama-sama berkumpul di akun itu mungkin sudah tahu, minimal pernah tertangkap mata. Bagi yang belum mari kita lihat kembali bagaimana hashtag itu muncul, dan bagi yang sudah bisa menyegarkan ingatan kita kembali.








      



    Yang kita mau cuma satu. Kita bisa jadi generasi, anak zaman yang hebat dan pas di bagian kita, kita buat Karo jadi "besar". BESAR! Siap?
    Nah, setelah pengantar di atas tidak bisa dibilang sekadar spontan, namun dengan desakan dari yang kita butuhkan untuk yang membutuhkan kita, Karo!

    Dari katanya KaroBlast yang terdiri dari dua kata, Karo dan Blast yang berarti sebuah letupan atau lebih mengarahkan ke gebrakan. Bila digabungkan berarti gebrakan Karo.
    Kita tidak bisa mengatakan ini hal yang sangat baru, karena sebenarnya hal ini sudah ada kita lakukan, namun dalam movement ini kita kita nyatakan kecintaan kita dengan lebih eksplisit. Bila harus didefinisikan, beginilah dulu kita mengungkapkannya






    Berikut tadi adalah kira-kira apa yang bisa kita lakukan dan seperti yang kita harapkan dalam persatuan kita di twitter dan di blog sebagai jambur ini kita tetap mendiskusikannya, karena masih banyak lagi yang bisa kita lakukan. Tambahi, #Aron! :D
    Sebesar apapun kontribusi kita akan sangat berarti!


    Mungkin seperti ini:

     Minimal dari diri kita sendiri. :)

    Sekarang bagai ada dua dunia, dunia nyata dan dunia maya.
    Ada dua pekerjaan yang harus kita fokuskan sekarang, kita hadirkan Karo di dunia Maya berbagi informasi seperti cerita #PerlanjaSira, begitu juga dua dunia ini buka hal yang terpisahkan. Keduanya saling berkaitan.

    Nantikan kejutan-kejutan yang akan kita hasilkan bila kita bersama!

    Apa kita tidak merasa Karo ini pantas diperjuangkan? Cak!

    Mejuah-juah!
    @mejuah_juah

    [#KaroBlast]

    Rabu, 18 April 2012

    Gendang Karo (Puisi)

    Gendang Karo


    Oleh: Tariganu


    Gendang Karo lima sendalanen
    Gendang Sarune gung penganak
    Gendangna dua si tongtihen
    Perkolong-kolongna dua kalak?


    Lima sendalanen sembuyak senina
    ipersada gendang ras anak beruna
                                         kalimbubuna
    Ngikuti panggungna bas turin perlandek
    Singalo-ngalo bas tedeh mekelek
    Gendang Karo lima sendalanen
    Persada silima merga kenjahe kenjulu


    Dari buku Antologi Puisi Pincala, hal 15

    Minggu, 22 Januari 2012

    KOIN SIMBOL GOTONG ROYONG UNTUK PENYELAMATAN ASET BUDAYA NUSANTARA DI TANEH KARO SIMALEM


    Sebuah catatan dari pejuang...


    Salam Mejuah-juah,
    Sangat sayang tuk dilewatkan,
    Mari sejenak serius, merenung dan berbuat secepat mungkin sebelum terlambat...


    Sebuah peluang yang besar sesungguhnya bagi generasi muda Karo ketika sebagian besar orang Karo hanya mempertanyakan bagaimana sikap orang Karo sebagai pemilik, pewaris dan pengguna budaya sekarang ini tidak mengindahkan solusi atas masalah krisis wisata budaya khususnya keberadaan bangunan tradisional Karo. Pada proses restorasi rumah adat Karo di Melas, sangat terlihat kekompakan antara masyarakat dengan panitia dan relawan khususnya karang taruna, karena gerakan koin ini bukan semata-mata hanya untuk mengumpulkan dana untuk perbaikan rumah adat Karo saja, akan tetapi untuk membangun kembali rasa kepedulian, kecintaan dan kebersamaan antar masyarakat. Suatu hal yang luar biasa ketika bekerjasama dengan masyarakat setempat dan tanpa memperoleh imbalan, melainkan mereka rela mengambil bahan yang diperlukan untuk restorasi tersebut seperti bambu, membawa alat dan bahan dari simpang melas, memfasilitasi penginapan dan tempat mandi serta bahan makanan (sayur mayur) untuk relawan selama restorasi tersebut. Suatu bukti nyata, berbuat tanpa banyak tanya, berbuat  tanpa banyak bicara, dan bertindak tanpa banyak kata, itu yang kita harapkan ketika setiap orang yang ingin membantu hendaknya lahir dari kesadaran yang paling dalam.

                   Restorasi rumah adat Karo di desa Melas untuk tahap pertama dapat dikatakan sukses karena prioritas yang diharapkan tercapai, yaitu penyisipan atap, karena banyak atap yang telah bocor sehingga memperlambat pembusukan kayu. Semoga restorasi untuk tahap ke dua tidak terlalu lama sehingga kerusakan-kerusakan pada rumah adat tersebut secepatnya tertanggulangi, dan kiranya menjadi bukti nyata bahwa gerakan koin untuk rumah adat Karo ini adalah benar-benar kegiatan yang serius, jujur dan nyata, sehingga harapan kita semakin banyak yang akan menyumbangkan koinnya dan ikut sebagai pengumpul koin untuk rumah adat Karo dan ikut menjadi relawan untuk tahap restorasi berikutnya. Mari sumbangkan koin anda untuk restorasi rumah adat Karo di Desa Melas Kec. Dolat rayat Kab. Karo

    Bujur ras Mejuah-juah kita kerina...

    Gerakan Koin untuk Rumah Adat Karo, Desnalri Sinulingga


    Ayo, ramaikaaaaan!!!

    Cerita Foto [Pemusik Cilik]


      Penerus alat2 musik tradisional Karo di masa depan, mantab...
    Seorang anak memainkan alat musik tradisional Karo, Penganak (gong kecil)



     Ini dia penerus alat2 musik tradisional Karo.. Uhh lucu *gemes

    Dalam gambar tampak seorang anak bersama seorang pemuda Karo memukul alat musik tradisional Karo, Ketteng-ketteng (terbuat dari Bambu).

     , 2011

    Cerita Foto [Rias Pakaian Adat Karo]

    Foto pada sebuah acara Lomba Merias Pakaian Adat Karo di Depok, 2011
    Seorang gadis Karo, Beru Ginting
    sedang menunggu giliran landek (menari)
    Depok, 2011
    Model dalam latihan menghias Pengantin Karo, Depok, 2011

    Selasa, 17 Januari 2012

    Menikmati Pesona Air Terjun Sipiso-piso

    Kompas / Klasika Selasa, 17 Januari 2012, Hal. 41


    LINTAS UDARA | Karo




    Air terjun selalu mampu memberikan sensai tersendiri bagi para pengunjungnya. Entah lantaran deru suaranya ataupun suasana yang ditawarkannya. Dari sekian banyak air terjun di Indonesia, ada satu yang menyimpan pesona alam luar biasa, Air Terjun Sipiso-piso.

    Terletak di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, air terjun ini sudah menawarkan pesona alam yang luar biasa sejak Anda menjejakkan kaki di Desa Tongging, tempat Air Terjun Sipiso-piso berada. Secara geografis, Desa Tongging berada di dataran lebih rendah, sementara Air Terjun Sipiso-piso terletak di perbukitan yang lebih tinggi dari Desa Tonggin dan dikelilingi oleh bukit yang hijau karena ditumbuhi hutan pinus.

    Di sana, Anda akan disuguhi pemandangan indah khas Tanah karo dari gardu pandang yang ada di puncak bukit, titik pangkal aliran Air Terjun Sipiso-piso. Dari puncak bukit yang mengitari Air Terjun Sipiso-piso ini pula Anda dapat menyaksikan keindahan lanskap Danau Toba, danau vulkanik terbesar di dunia.

    Usai menyusuri anak tangga, Anda kembali disuguhi pemandangan yang luar biasa dengan tingginya bukit-bukit yang mengitari dibarengi gemuruh suara percikan butiran air yang memantul dari titik jatuhya air. Maklum, air terjun ini memiliki ketinggian 120 meter sebelum mengalir ke Danau Toba sehingga banyak orang yang pernah berkunjung ke tempat ini mengatakan besaran butiran percikan air jatuh di Sipiso-piso lebih besar dari Air Terjun Sigura-gura.

    Tak heran bila air terjun ini dinamakan Sipiso-piso yang berasal dari kata piso yang artinya pisau. Derasnya air yang berjatuhan dari bukit berketinggian di atas 100 meter ini diperumpamakan layaknya berbilah-bilah pisau yang tajam. Selain itu, jurang yang curam jika dilihat dari puncak bukit membuat orang setempat menyebutnya pisau dari Tanah Karo.

    Untuk mencapai lokasi Air Terjun Sipiso-piso ini, dari Medan Anda harus menempuh perjalanan sekitar 2,5 jam dengan menggunakan mobil atau bus. [AYA]